Jangan Kira Ustad Tidak Bisa Bermasalah - Tidak Seperti almarhum Uje yang menghembuskan nafas terakhir karena kecelakaan, ustad ustad sekarang ini sudah tidak memiliki bobot yang sangat berwibawa. Mulai tuh dari Aa Gym yang menikah lagi lah, Ustad Yusuf Mansur yang berbisnis berkedok investasi lah, terakhir yang teranyar ada si ustad solmed bermasalah karena batal konser dakwah di Hongkong.
Disini saya hanya ingin mengembangkan 2 kasus saja, yaitu kasus Bisnis berkedok investasi Dan Batal Konser dakwah. Yaitu si ustad Yusuf mansur dan Ustad Solmed.
Media terlalu membesar besarkan berita mereka berdua, tapi memang terkadang ada benar nya juga. Bukan karena iri atau lain sebagainya. Tapi hanya sebuah kata "ustad" yang mengganggu pikiran dan telinga ini untuk diam dan tidak berkomentar.
Mulai dari Ustad Mansur Yang katanya memiliki kodok kedok investasi.
Ustad Mansur atau yang dikenal dengan sebutan ustad YM ini memang sangat terkenal dengan ilmu sedekah nya. Namun tidak disangka hal ini rupanya semakin lama semakin membuat masyarakat hilang pikiran. Lagi lagi hanya karena kata "ustad" didepan namanya.
Yang benar saja bung, kalau sedekah itu bukan sedekah buat hotel atau penginapan segala. Kita ketahui memang ustad Mansur memiliki imajinasi yang tinggi tapi salah aturan sehingga dipakai lah cara sedekah yang dilebarkan menjadi Bisnis. Saya memang tidak terlalu paham tentang agama. Namun didalam Agama Islam itu sendiri sangat dilarang bersedekah untuk memuluskan bisnis yang akan dijalankan.
Bisnis itu bisnis. Sedekah itu Sedekah. Bukan sedekah bisnis. Sedekah itu memberikan kepada orang orang yang benar benar tidak mampu. Bisnis itu Mengembangkan modal untuk dijadikan keuntungan pribadi atau golongan. Jadi kalau digabungkan Mengembangkan dana orang orang orang tidak mampu untuk dijadikan keuntungan pribadi atau golongan. What !! Oh ustad mansur. lepas dulu ustad anda baru cari modal pinjam sana pinjam sini baru mulai bisnis anda dengan tidak memakai istilah ustad dan sedekah.
Jangan jadikan rakyat indonesia tambah bodoh dengan hal itu, ada baiknya anda ajarkan kalau sedekah itu hanya untuk orang orang yang benar benar tidak mampu. Salurkan dana tersebut dan pastikan dana tersebut benar benar sampai ke tangan orang yang membutuhkan stad. Huduh... bukan dijadikan bisnis baru kemudian disedekahin.
Yasudahlah itu permasalahan beliau, lagipula saat ini beliau lagi pusing mungkin karena perizinan yang belum selesai. Dan dengar dengar nih, si ustad mansur ini sudah mengganti nama bisnisnya tersebut. kita ketahui bisnis beliau itu adalah patungan usaha atau patungan asset dari ummat "katanya", Nah patungan usaha dan asset tersebut hendak diganti nama, yang kira kira apa yah. mungkin saja Pentingan Usaha. hehe.
Beralih dari ustad mansur ke ustad Solmed.
Wedew, ustad ini sudah saya pastikan akan bermasalah. Beliau memang sangat dekat dengan almarhum Uje. Almarhum uje lah yang memberi nama solmed. Ketika Almarhum uje meninggalpun si solmed tak henti henti nya menangis dan berkata kalau sebelum almarhum uje meninggal dunia, Uje memberikan kenang kenangan terakhir berupa kopiah dan cincin.
Namun tidak disangka, pihak keluar mengeluarkan statement kalau Cincin dan kopiah tersebut bukan lah milik uje. Waduh, mungkin saja uje beli dulu di manaaa gitu. hehe. Mungkin mencari ketenaran agar bisa dikatakan sebagai penerus Uje. Itu juga sempat dikatakan oleh ustad solmed. Begini katanya " Med, ente terusin dakwah ane ya" kata almarhum.
Kali ini benar benar solmed bermasalah, awalnya dari twitter, yang menyebutkan kalau BMI yang mengundangnya ke hongkong adalah bagian dari komunis. Yang benar saja med, itu juga jamaah, mereka juga mengundang ente karena mereka itu muslim. kita ketahui kalau memang ustad Solmed diundang untuk berdakwah ke Hongkong.
Beberapa sumber menyebutkan kalau ustad solmed lah yang enggan berdakwah di hongkong lantaran bayarannya sangat kecil." Ustad solmed mematok harga, oleh karena itu beliau enggan dakwah disini " Kata salah satu Anggota penyelenggara acara atau BMI hongkong.
Sampai saat ini kisruh antara ustad solmed dan pihak penyelenggaran di hongkong belum selesai. Semoga saja ada jalan keluarnya ya med.
Waduh, capek juga nulis panjang gini, ngurusin orang, gak apa apa, saya hanya menulis ini agar dimengerti kalau tidak semua ustad itu benar. Yang pasti jangan pernah kira kalau ustad itu tidak bisa bermasalah. Ustad itu bisa bermasalah, malah lebih bisa bermasalah banget dari pada orang orang biasa. Coba saja ada ajaran atau ceramah dalam penyampaian ustad ada yang salah. Pasti langsung didemo, apalagi kalau ada FPI, bisa di sikat di tempat. Hehe.
salam damai saudaraku. Aku hanya menulis, bukan niat jelek atau lain sebagainya. Hanya memberikan sebuah masukan kalau tidak semua ustad itu baik.Labels: News