Budaya Kerokan Amankah atau Justru Berbahaya?

Teriaaak.blogspot.com - Banyak yang bertanya apakah budaya kerokan amankah atau justru berbahaya? Sebenarnya budaya kerokan adalah teknik pengobatan yang dilakukan pada zaman kuno, budaya ini juga dilakukan oleh negara vietnam namun mungkin sedikit berbeda jika dinegara kita kerokan dilakukan menggunakan koin sedangkan di  negara vietnam menggunakan batu giok. Berdasarkan bidang medis kerokan yang menghasilkan punggung menjadi warna merah diakibatkan pembuluh darah halus menjadi pecah bukan diakibatkan masuk angin seperti apa yang banyak orang ungkapkan.
kerokan

Memang tidak mudah untuk menarik kesimpulan akan hal ini bahwa budaya kerokan ini dapat baik atau memang berbahaya untuk tubuh, karena secara medis kerokan merupakan salah satu cara pembuluh darah menjadi lebar yang menutup vasokontriksi menjadi lebar, namun yang leluar adalah hormon endormorfin sehingga menimbulkan rasa nyaman karena memang hormon ini mengendalikan rasa nyeri. Selain hormon endomorfin menimbulkan rasa nyaman, hormon ini dapat pula merangsang organ visceraseperti paru-paru sehingga terasa lega saat bernafas dan peredaran darah menjadi lancar.
Saat ini memang belum ada yang dapat memberikan pernyataan bahwa budaya kerokan amankah atau justru berbahaya sehingga medis pun tidak dapat melarang masyarakat untuk melakukan kerokan jika mereka merasa terkena masuk angin. Namun ada sebagian dokter yang menyatakan bahwa kerokan yang dilakukan wanita hamil dapat memacu kelahiran menjadi lebih cepat (prematur), mengapa demikian ? karena kerokan dapat meangsang kontraksi dini sehingga proses kelahiran dapat begitu cepat. Reaksi inflamasi yang dikeluarkan oleh tubuh akan memacu prostalandin sehingga menyebabkan kontraksi pada rahim, bila dilakukan pada ibu hamil dapat terjadi proses persalinan.
Dari pihak medis memang cenderung lebih melarang agar budaya kerokan tidak diteruskan, karena dapat melebarkan pembuluh darah sehingga bukan tidak mungkin jika anda akan mudah masuk angin. Pecahnya pembuluh darah bisa saja mempengaruhi senyawa kimia yang dapat membuat tubuh anda merasa kecanduan sehingga mengakibatkan rasa kecanduan, kerokan juga dapat menaikan suhu tubuh menjadi naik anatar 0,5-2°C yang membuat tubuh anda menjadi hangat.

Deskripsi : budaya kerokan memang tidak dapat dibuktikan efek sampingnya oleh medis sehingga sampai saat ini masih belum dapat disimpulkan bahwa budaya ini aman atau memang berbahay bagi tubuh anda. untuk ibu  hamil budaya kerokan sudah dilarang karena dapt memicu kontraksi kelahiran walaupun umur kehamilan masih muda sehingga terjadi kelahiran prematur. Kerokan juga dapat menyebabkan kecanduan namun alangkah lebih baik jika cukup menggunakan minyak angin untuk mengobati masuk angin.

Labels: ,