Kandungan dan Khasiat Biji Mahoni Bagi Kesehatan Serta Efek Sampingnya

Biji Mahoni secara umum mengandung 2 bahan utama yakni:

Flavonoid - yang berguna melancarkan peredaran darah,  mengurangi kolesterol, mrngurangi penimbunan lemak pada dinding pembuluh darah terutama mencegah saluran darah tersumbat, membantu mengurangi rasa sakit, pendarahan, lebam dan juga sebagai antioksidan mengatasi radikal bebas.

Saponin - mencegah penyakit sampar, mengurangi lemak tubuh, meningkatkan sistem imun/kekebalan tubuh, memperbaiki tingkat gula darah, serta menguatkan fungsi hati dan memperlambat proses pembekuan darah.
khasiat biji mahoni

Versi lain, menurut pengobatan kuno ala Cina, Biji Mahoni memiliki sifat pahit, dingin, antipiretik (penurun panas), antijamur, mampu menurunkan tekanan darah tinggi, gangguan gula darah, menambah nafsu makan, meredakan demam, serta menjaga daya tahan. Biji Mahmoni juga memiliki kemampuan sebagai astringent (mengeringkan) yang dapat mengendapkan protein selaput lendir usus dan membentuk suatu lapisan yang melindungi usus, sehingga menghambat asupan glukosa dan laju peningkatan glukosa darah.


Khasiat lain dari biji mahoni adalah :

- Menurunkan dan mengobati Tekanan darah tinggi (Hipertensi).
- Mengobati Kencing manis (Diabetes mellitus).
- Menambah nafsu makan,
- Sebagai obat Rematik.
- Obat untuk Demam.
- Obat untuk masuk angin.
- Obat Malaria
- Ekzema.



Cara Pengolahan dan Pemanfaatan Biji Mahoni

1. Dikonsumsi langsung bijinya, tentunya dengan membuang kulit luarnya.
2. Untuk dijadikan menjadi serbuk, caranya dengan menghaluskannya namun untuk menghaluskannya harus dikeringkan terlebih dahulu, bisa dikonsumsi dengan diseduh menggunakan air hangat.
3. Dijadikan Ekstrak Biji Mahoni, nah untuk ekstak biji mahoni produksi pabrik sebaiknya anda perhatikan ijin dari BPOM demi keamanan dan keselamatan jika ingin dikonsumsi.



Cara Konsumsi Biji Mahoni

1. Hipertensi (Tekanan darah tinggi):
    a. 8 gram biji segar diseduh dengan 2 gelas air panas. Setelah dingin disaring lalu dibagi menjadi 2 bagian. Minum pagi dan sore hari.
     b. 1/2 sendok teh serbuk biji mahoni diseduh dengan 1/2 cangkir air panas, tambahkan 1 sendok makan madu. Minum selagi hangat, lakukan 2-3 kali sehari.

2. Kencing manis (diabetes) 
1/2 sendok teh serbuk biji mahoni diseduh dengan 1/3 cangkir air panas. Diminum selagi hangat, 30 menit sebelum makan. Lakukan 2-3 kali sehari.

3. Kurang selera makan:
1/2 sendok teh serbuk biji mahoni diseduh dengan 1/3 cangkir air panas, tambahkan 1 sendok makan madu. Minum selagi hangat, lakukan 2-3 kali sehari.

4. Demam, masuk angin:
1/2 sendok teh serbuk biji mahoni diseduh dengan 1/4 cangkir air panas, lalu tambahkan 1 sendok makan madu. Diminum selagi hangat, lakukan 2-3 kali sehari.

5. Eksema dan rematik
1/2 sendok teh serbuk biji mahoni diseduh dengan 1/2 cangkir air panas. Tambahkan 1 sendok makan madu. Diminum selagi hangat. Lakukan 3 kali sehari.



Efek Samping

Disamping manfaatnya yang cukup banyak, ada juga sedikit efek sampingnya. Dari catatan di atas ada 2 bahan kandungan biji Mahoni:

1. Saponin,
2. Flavonoid

1. Saponin - perlu diwaspadai karena dalam jumlah tertentu akan meningkatkan resiko terjadinya kolesterol pada cairan empedu, yang pada akirnya akan menimbulkan batu empedu. Disamping itu juga bertindak sebagai steroid. 

2. Flavonoid - maksimal dosis per hari adalah 200 mg.



Pada kasus tertentu, seseorang yang mengkonsumsi telah merasakan sakit pada ulu hati bahkan sebelum gejala peninggkatan kolesterol pada cairan empedu. 
Jadi, harus bisa mengukur dosis, dan tidak digunakan dalam waktu yang lama biarpun mungkin efek flavonoida dapat membantu permeability atau kelenturan pembuluh darah, sehingga memang bisa digunakan untuk tekanan darah tinggi.

Yang menjadi permasalahan saat ini adalah dalam penelitian mengenai saponin tidak menggunakan mahoni dan juga dalam database depkes tidak ada banyaknya kandungan saponin perbiji mahoni berapa sehingga tidak diketahui pasti kadar/kandungannya berapa per biji, hal itu dikarenakan tumbuhan mahoni dengan tempat tumbuh tertentu menghasilkan kadar tertentu juga, maka menjadi sulit bagai kita untuk mengatur dan menentukannya besar/jumlahnya.

Sedangkan menurut para ahli obat herbal sebaiknya cukup dimakan 1 biji perhari, adapun untuk takaran lain menyesuaikan dengan hal tersebut.

Labels: