Cara Mengolah dan Menyimpan Ketupat Agar Tahan Lama

mengolah ketupat agar tahan lama
Lebaran identik dengan menu yang satu ini. Biasanya disajikan lengkap dengan opor, sambal goreng hati, kari atau hidangan khas lebaran lainnya. Dibalik rasanya yang enak dan khas, membuat ketupat ternyata gampang-gampang susah. Salah dalam pengolahannyabukan saja membuat ketupat jadi keras atau terlalu lembek, bahkan bisa menyebabkan ketupat lebih ceptrusak/basi. Agar ketupat bertahan lebih lama tanpa bahan kimia, yuk simaktips berikut ini.
1.        Isi cangkang ketupat sebanyak 60%  dari isi cangkang. Terlalu penuhakan membuat ketupat jadi keras, sedangkan bila kurang, akan membuat ketupat jadi lembek.

2.         Setelah matang, jangan biarkan ketupat terendam air atau kondisi lembab lainnya, karena akan mengakibatkan ketupat cepat basi. Sayang kan kalau sudh susah payah membuat berjam-jam ternyata beakhir di tong sampah. Oleh karena itu, tiriskan segela ketupas setelah matang. Simpan ketupat di tempat terbuka  dengan oposisi tergantung atau dianginkan. Selain lebih mudah kering, menyimpan ketupat dengan posisi seperti ini akan membuat ketupat lebih tahan lama sampai 4 hari, lho.

3.        Sebelum digantung atau dianginkan, celupkan dahulu ektupat ke dalam air yang dingin. Jangan terlalu lama, segera tiriskan dan gantung ketupat pada posisinya.

4.        Bila ingin tahan lebih lama, agar ketupatlebih lama bertahan, Anda bisa membungkusnya dengan plastik lalu menyimpannya ke dalam kulkas. Menyimpan ketupat dengan cara sepeti ini akan memperpanjang usia ketupat sampai 7 hari.

5.        Sebelum dimakan  keluarkan ketupat dari kulkas, dan netralkan dahulu beberapa saat. Setelah itu anda bisa mengukusnya selama kurang lebih 30 menit. Jika ingin, saat pertama kali membuat ketupat, Anda bisa menambahkan air kapur sirih ke dalam beras yang sudah dicuci agar ketupat lebih kenyal dan awet.

6.   Ada baiknya tidak membuat ketupat dengan jarak waktu terlalu lama sebelum lebaran. Setidaknya Anda bisa membuat ketupat maksimal H-2 Lebaran atau ketika ketupat akan disantap. Pastikan juga jumlah ketupat yang dibuat sama dengan dengan porsi yang akan disajikan agar tidak mubazir. Kupas dan potong ketupat hanya sesuai dengan kebutuhan. Memotong ketupat dan membiarkannya tersisa dan terpapar udara terbuka  akan menyebabkan ketupat yang sudah dibuka lebih mudah rusak atau basi.

Sumber Kutipan: http://food.detik.com/
Sumbert gambar: http://uniqpost.com

Labels: ,