Dampak berbahaya dari pemakaian G-String bagi wanita

Semakin hari zaman semakin modern. Begitu juga dalam dunia fashion. Pada zaman global seperti ini, banyak pusat perbelanjaan modern yang memiliki retail untuk jual beli berbagai macam barang yang terkait dengan fashion seperti pakaian, sepatu dan aksesoris. Merek atau brand yang bermunculan pun semakin banyak. Tak terkecuali pada fashion pakaian dalam yang mempunyai bentuk dan bahan pembuat yang beragam. Salah satunya yang paling popular di dunia adalah pakaian dalam jenis G-String, yakni celana dalam wanita yang hanya menggunakan seutas tali tipis di belakang dan sampingnya ini, ternyata banyak digunakan oleh wanita demi meningkatkan rasa seksi di dalam dirinya. Khususnya dikalangan artis.

Selain katanya bisa meningkatkan rasa seksi sang pemakai, namun ternyata tidak banyak wanita yang tahu mengenai dampak buruk dari penggunaan G-String ini bagi kesehatan reproduksi. Tahukah anda bila kebanyakan G-String ini terbuat dari bahan yang tidak mudah menyerap keringat seperti nilon atau sutra? Saya yakin tidak semua dari anda yang mengetahuinya bukan?

G-String atau celana dalam wanita yang berbahan nilon dan sutra ini tidak baik untuk kesehatan tubuh kita karena tidak mudah menyerap keringat. Sehingga bahan ini cenderung mengunci kelembaban di dalam alat kelamin kita. Hal inilah yang nantinya mampu memunculkan berbagai macam penyakit atau bakteri patogen.  Bakteri pathogen adalah jenis-jenia bakteri yang menjadi biang penyakit pada makhluk hidup. Bakteri ini berkerja dengan cara menginfeksi organisme. Tak jarang bakteri ini juga bisa menyebabkan penyakti serius seperti HIV, SARS, flu burung  dan masih banyak lagi yang lainnya. Menyeramkan juga kan?

G-String, selain bahannya yang tidak aman. Tali tipisnya juga bisa membuat iritasi pada kulit, terutama bagi mereka yang berkulit sensitif sebaiknya menghindari penggunaan G-String. Karena rasa tidak nyaman yang ditimbulkan ketika menggunakan celana dalam jenis ini juga dapat meningkatkan resiko iritasi anal bahkan yang paling terburuk adalah menyebabkan wasir. Demikian diungkapkan oleh seorang ginekolog di Los Angeles, Amerika yang bernama Dokter Liza Masterson.


Nah, setelah membaca artikel ini apakah anda masih ingin menggunakan G-String yang sebenarnya tidak baik untuk kesehatan reproduksi anda? Saran saya, sebaiknya anda lebih bijaksana dalam memilih pakaian dalam yang baik untuk tubuh dan reproduksi anda. Jangan sampai hanya karena ingin terlihat fashionable, seksi ataupun lainnya anda malah mengabaikan kesehatan tubuh yang jauh lebih penting daripada segalanya. 

Sumber : Merdeka dot com 

Labels: