Pulang Mudik Malam Hari? Baca Ini Dulu!

mudik malam hari raya
Semakin mendekati hari raya, tentunya menyebabkan kondisi lalu lintas  semakin padat. Agar tidak kecele, pastikan aktu yang t eapt untuk menghindari kemacetan. Pergi pada malam hari biasanya jadi salah satu opsi yang dipilih banyak orang.  Selain itu, selama di perjalanan anda akan merasa lebih tenang dan nyaman dari resiko kemacetan dibandingkan berangkat pada siang hari. Apa saja yang arus diperhatikan agar berangkat mudik pada malam hari tetap nyaman? Simak tips berikut ini.

Cek kondisi kendaraan
Pastikan kendaraan yang akan dipakai layak jalan. Agar lebih meyakinkan, bawalah ke bengkel untuk memeriksa sejumlah kondisi seperti: tekanan angin ban, lampu depan dan rem. Wiper, AC , radiator dan klakson.

Catat nomer-nomer penting
Tulis atau simpan dalam phone book yang sekiranya diperlukan, Misalnya saja nomor psos jaga polisi, dinas perhubungan, layanan derek dan rumah rumah sakit terdekat. Selain nomer-nomer tadi, anda juga bia memantau update informasi terkini dari sejumlah radio  yang menyiarkan situasi terkini lalu lintas dan twitter TMC polisi. Mencatat nomer penting ini bisa jadi acuan anda untuk mengantisipasi kemacetan  dan mencari alternatif lain yang relatif lancar.

Siapkan kondisi fisik.
Meski jauh lebih santai, menyetir waktu malam Anda harus bisa menundukan rasa kantuk. Pastikan sebelumnya anda sudah mendapatkan  tidur  yang cukup.. Jika terserang rasa  kantuk, carilah rest area atau tempat  peristirahatan lain yang aman.

Pakai baju yang nyaman.
Pilihlah pakaian yang santai agar tidak merepotkan saat mengemudi. Gunakan alas kaki yang nyaman agar saat mengnjak rem dan pedal tidak merepotkan.

Lampu kabut
Nyalakan lampu kabut hanya ketika jalanan berkabut atau hujan lebat. Bilakondisi jalanan normal, tindakan ini malah akan menganggu pengendara yang datang dari arah berlawanan.

Klakson
Bunyikan klakson ketika akan memasuki tikungan. Ini ditujukan  selain memberi tanda lampu, juga penanda untuk pengendara dari arah sebaliknya atau mengingatkan pejalan kaki yang hendak menyeberang.

Melaju dengan kecepatan normal.
Melajulah dalam kecepatan yang normal. Perhitungkan  secara matang kapan akan menyalip menyalip kendaraan di depan.

Sumber Kutipan: http://bandung.bisnis.com/
Sumber gambar: http://mobil.otomotifnet.com




Labels: