Tips Menyimpan ASI Pompa Untuk Wanita Karir

Asi memang sangat penting di dalam perkembangan bayi, bahkan menurut alqur'an batas waktu menyusui pada anak adalah dua tahun akan tetapi jika anda hidup di perkotaan yang sibuk dengan pekerjaan kantor hal ini akan menjadi sangat sulit memberi susu eksklusif bagi anak anda untuk itu kita perlu rencana agar bayi dirumah tetap minum asi, dengan cara menyimpan ASI pompa anda akan tetap memberikan ASI ekslusif untuk anak anda karena bila jatah cuti sudah berakhir dan anda harus kembali bekerja atau sekolah, dan anda tidak perlu khawatir lagi meski harus seharian bekerja atau sekolah, anda masih dapat menyusui hingga bayi berusia satu tahun atau lebih.

Agar bisa tetap menyusui, berikut ini adalah langkah yang harus anda lakukan untuk pompa ASI dan menyimpan ASI dengan benar agar bisa digunakan kemudian cara memompa ASI baik dengan menggunakan alat bantu atau hanya dengan tangan bisa dipelajari atau ditanyakan langsung pada perawat, dokter, atau bidan atau orang yang sudah ahli dibidangnya dan berikut tips menyimpan ASI.

Tips Menyimpan ASI

  1. Pompa dan tampung ASI ke dalam wadah yang bersih. Penggunaan wadah ASI yang tidak terlalu besar akan lebih efektif agar tidak terlalu banyak ASI yang terbuang.
  2. Tulis tanggal dan jam ASI dipompa pada wadah dengan jelas. Gunakan ASI yang pertama kali disimpan.
  3. Dinginkan atau bekukan segera. Karena ASI mampu bertahan selama 48 jam bila disimpan dalam lemari es dan bisa bertahan lebih lama bila dibekukan. ASI mampu bertahan hingga tiga bulan bila disimpan dalam freezer.

Aturan Penggunaan ASI yang Telah Dibekukan
Jika anda ingin menggunakan ASI yang telah dibekukan dengan cara diatas, pastikan dan perhatikan lalu ikuti langkah berikut demi keselamatan dan kesehatan bayi Anda:

  1. Cairkan ASI beku dalam lemari es selama beberapa jam atau dengan menaruh wadah yang berisi air dingin. Jangan mencairkan ASI dengan menaruhnya di ruangan atau pada suhu kamar karena itu sangat berbahaya.
  2. ASI yang sudah dicairkan dapat disimpan di dalam lemari es selama 24 jam. Ingat, ASI yang sudah dicairkan tidak dapat dibekukan ulang anda jangan sampai lupa karena ini juga sangat beresiko jika anda membekukan ulang asi yang sudah dicairkan.
  3. Hindari penggunaan microwave untuk mencairkan ASI
  4. Apabila bayi tidak habis minum ASI yang sudah dicairkan dan dihangatkan, buang sisa ASI tersebut.
Itulah tips tip dalam menyimpan ASI untuk anak anda, jangan sampai anda lupa dalam memberi tanggal pada kemasan asi karena itu sangat berbahaya. 

Labels: ,