Bukan hanya di Indonesia saja, umat Islam bisa merayakan
lebaran dengan berbagai cara yang menarik. Di luar negeri sana juga punya
tradisi yang tidak kalah serunya. Seperti apa saja keseruan yang terjadi?
Australia
Umat Islam di negara Kangguru ini merayakan Lebaran dengan
cukup meriah meski mereka bukan golongan mayoritas. Pihak perusahaan akan
memberikan toleransi kepada karyawan yang muslim untuk mendapatkan cuti. Di kawasan
tertentu yang dihuni banyak kaum muslim diselenggarakan salat Id
dengan melaksanakannya di jalan umum.
Arab
Saudi
Kalau di sini, khususnya Di Riyadh, perayaan Lebaran kental
dengan kesenian. Ada banyak pagelaran diselenggarakan seperti, teater, pembacaan puisi, parade, dan
pertunjukan musik. Mereka juga mendekorasi rumahnya agar terlihat meriah dan
menarik.Kalau kita mengenal ketupat dan
opor ayam, maka mereka punya daging
domba yang dicampur nasi dan sayuran tradisional. Cara yang serupa juga dirayakan di di Sudan,
Suriah, dan beberapa negara Timur Tengah lainnya.
Cina
Kalau di Cina, biasanya mereka akan mengunjungi makam
leluhur, membersihkan, dan mempersembahkan doa. Tradisi ini juga dilakukan
khusus untuk menghormati ratusan ribu muslim yang tewas selama Dinasti Qing dan
Revolusi Kebudayaan. Para kaum pria pada hari ini akan mengenakan jas khas dan
kopiah putih. Sementara para wanitanya
akan memakai baju hangat dan kerudung
setengah tertutup. Seperti juga di sini, mereka akan melakukan kegiatan
makan-makan dan bersilaturahmi.
Turki
Kalau di sini mereka punya Festival Gula atau Seker Bayram sebagai
sebutan untuk perayaan Idul Fitri bagi orang Turki. Sebutan ini sepertinya
disebabkan karena kebiasaan mereka yang saling mengantarkan manisan pada Hari Raya Idul
Fitri. Seperti juga di Indonesia, anak-anak di sana juga bersalaman dan sembah
sujud kepada orang tua dan dibalas dengan ciuman oleh orang tua di kedua pipi
anak-anaknya.Selesai sungkeman, anak-anak akan diberi hadiah berupa uang koin, permen, atau manisan.
Malaysia
Cara merayakannya tidak jauh berbeda dengan Indonesia. Untuk
hidangan, mereka punya ketupat, lemang, lontong, dan rendang. Ritual lain
seperti silaturahmi dan berziarah juga mereka lakukan seperti di sini.
Suriname
Untuk penetapan hari Lebaran di sini dilakukan berdasarkan penghitungan mereka
sendiri. Karena nenek moyang mereka berasal dari Jawa, maka mereka menggunakan prajangka atau
penghitungan ala primbon Jawa peninggalan nenek moyang sejak ratusan tahun
lalu.
Afrika
Selatan
Orang-orang akan berkumpul di Green Point, Cape Town, untuk menghabiskan
hari terakhir Ramadan bersama kerabat
sambil berbuka puasa. Selesai salat magrib, biasanya diumumkan jatuhnya hari
raya Lebaran.
India
Umat Islam di India biasanya akan berkumpul di Jama Masjid
yang terletak di New Delhi untuk melakukan salat Id bersama-sama. Mereka punya
hidangan khusus yang disebut dengan siwaiyaan, yaitu makanan campuran
bihun manis dengan buah kering dan susu dengan berbagai bentuk dan warna. Siwaiyaan hadir dalam beragam bentuk dan warna.
Fiji
Ada tradisi unik dalam
perayaan Idul Fitri di Fiji, meskipunn mereka adalah golongan minoritas, ada
sajian istimewa yang dihidangkan pada hari lebaran, yaitu samai, mi manis yang dicampur
dengan susu. Samai disajikan
bersama samosas, sejenis
kari ayam atau daging. Yang menarik, di negeri ini hanya kaum pria yang datang
ke masjid untuk melaksanakan salat Id.
Amerika Serikat
Karena mayoritas muslim di sana mayoritas berasal dari kaum imigran,
tidak mengherankan jika pakaian yang dikenakan
mereka berwarna-warni sesuai dengan
negara asalnya. Selesai melaksanakan salat Id, mereka akan saling mengucapkan
Happy Eid atau Eid Mubarak dengan sesama jemaah salat Id atau juga dengan para kenalan dekat dan keluarga.
Sumber Gambar : http://www.apakabardunia.com
Labels: Luar Negeri, Tips Mudik Lebaran