Batu Akik Menjadi Ikon Konfrensi Asia Afrika


Hasil gambar untuk gambar akik raja flickr


Persiapan untuk menyukseskan  Konferensi Asia-Afrika (KAA) ke-60  sudah dilakukan. Mulai dari berbenah kota Bandung yang merupakan salah satu tempat peringatan, hingga menyiapkan sambutan untuk para peserta perhelatan tersebut. 

Hal ini, Walikota Bandung Ridwan Kamil buka suara soal suvenir khusus yang tengah disiapkan di kotanya, agar menciptakan kesan mendalam bagi para peserta Konfrensi Asia Afrika. Kenangan yang disiapkan khusus, mempunyai nilai budaya yang sedang digandrungi oleh masyarakat Indonesia saat ini. Bahkan, kata dia, batu akik akan menjadi salah satu macam sovenir untuk para peserta konfrensi. diantara sovenir- sovenir seperti kerudung, pensil, buku investasi, dan angklung, beber Emil di Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Jakarta,

Untuk jenis batu akik yang disiapkan ini, adalah jenis batu raja asal Sumatera Selatan. Yang rencananya, para peserta akan dihadiahi sepasang buah batu akik. Terlebih saat ini batu akik sudah menjadi ikon budaya nusantara, tanpa perlu membeda-bedakan jenisnya.

Bahkan Emil pernah mengungkap bahwa pengerjaan suvenir batu dilakukan perajin batu akik asal Bandung. Namun dia enggan membeberkan siapa perajin yang mengerjakan suvenir KAA ini.

Untuk peringatan ke-60 KAA, Indonesia mengirimkan undangan kepada 109 negara. Namun sejauh ini baru 17 negara yang mengonfirmasikan kehadirannya. 


sumber gambar: yenidex.com

Labels: ,