Dengan menyambut era 4G di Indonesia. Berbagai pihak telekomunikasi bersiap untuk
memasuki internet cepat yang tentu bakal mengubah cara dan pola
masyarakat disaat berkomunikasi maupun beraktivitas dalam
kesehariannya.
Untuk jaringan 4G sendiri secara spesifikasi, diarahkan untuk menyediakan layanan berkualitas tinggi dengan kecepatan transfer data yang cukup baik. Tujuan jaringan
ini untuk memberikan kualitas penerimaan,
dengan aliran transfer data lebih stabil, serta pertukaran informasi lebih
cepat.
International Telecommunication Union (ITU) atau organisasi
yang mengawasi standar jaringan nirkabel menyatakan bahwa
kemajuan signifikan untuk layanan pesan multimedia, termasuk layanan
video, merupakan suatu hal yang harus segera dicapai saat ini. Dengan hal ini, jaringan 4G mampu
memberikan kecepatan transfer data minimal 100 mega bit per detik, pada saat
pengguna bergerak pada kecepatan tinggi (seperti ketika sedang berada di
kereta api), serta sebesar satu giga bit perdetik dalam posisi diam,.hal inilah yang membedakan antara 3G dan 4G.
Adapun perbedaan antara 3G dengan 4G dibawah yang harus kita ketahui.
- Pita frekuensi untuk 3G adalah 1,8-2,5 GHz, sedangkan 4G menawarkan 2 sampai 8 GHz.
- Bandwidth
- 3G Datang dengan di 5-20 MHz, dan 2-8 MHz untuk 4G.
- 4G memiliki akses multiple carrier (CDMA atau OFDM), sedangkan 3G hanya terbatas Wideband CDMA.
- FEC 3G menggunakan kode turbo, untuk 4G sendiri telah memanfaatkan kode terkonsentrasi.
- Switch
untuk 3G menggunakan Circuit / Packet, dan 4G hanya menggunakan Packet
kecepatan.
Inti dari teknologi 4G adalah peningkatan dari 3G. Dengan demikian, hal yang tidak dapat dihindari bahwa
para peneliti dan pengembang telah menciptakan cara yang lebih cepat,
lebih stabil dalam mentransfer data dalam era 4G.
sumber gambar : telcomind.livejournal.com