Dalam sebuah aktifitas kehidupan saat ini, tekanan
merupakan sebuah aktifitas yang tidak bisa kita hindari. Terutama ditingkat
level anak atau masa remaja, didalam tekanan pasti akan timbul sifat stres
dalam kehidupan. Stres itu sendiri sangat bersifat individual. Karena itu sifat
ketegangan pada masa-masa remaja akan berbeda beda menurut situasi dan kondisi.
Namun hal ini tidak mungkin untuk sifat stres dihilangkan dalam kehidupan yang
memang harus kita hadapi. Akan tetapi untuk tingkat stres sendiri mempunyai dua
kemungkinan sifat dalam tingkatan stres. Stres sendiri bisa dibedakan menjadi
dua antara lain stres yang baik dan stres yang akan mengarahkan diri kita ke
arah depresi.
Untuk stres yang baik, merupakan
tingkat stres dimana sifat ini akan bermanfaat bagi mereka yang masih remaja
ataupun anak-anak didalam membuat tugas ataupun kinerja mereka akan menjadi
lebih baik dari pada sebelumnya. Stress itu sendiri sangat perlu dalam keadaan
batas yang sangat wajar dalam kehidupan. Dengan potensi adanya tekanan hidup
yang wajar, otomatis kinerja atau tugas mereka akan terlaksana dengan sangat
baik. Hal ini pula tidak perlu begitu santai atau bahkan cuek sama sekali dalam
menghadapai suatu tekanan. Dan sebaliknya, bila kita hadapi dengan tanggapan
yang sangat berlebihan justru akan menjadikan sifat stres yang sangat-sangat
merugikan bagi kehidupan kita sendiri.
Didalam kecemasan yang begitu
tinggi bagi kita, akan membuat tubuh kita merespons suatu masalah ataupun tugas
menjadi tidak relevan bagi kita seperti tubuh kita atau pendirian kita merasa
tidak mampu untuk mengatasi seperti
merasa tidak berdaya, mengantisipasi diri sendiri untuk suatu keburukan,
kehilangan suatu harga diri, hingga dalam upaya menghindari suatu ujian dalam
hidup. Namun peranan orang tua disini sangat penting di dalam mendeteksi suatu gejala yang memang harus peka didalam
melihat perilaku anak dalam menjalani hidup.
Mungkin tips yang bisa saya
berikan disini bagi seorang ibu adalah dengan cara mengetahui kesukaanya didalam kehidupannya untuk
mengatasi masalah stres itu sendiri. Mungkin dengan cara inilah kita bisa
membantu mereka didalam situasi-situasi yang sangat sulit. Kita bisa mengajak
mereka dengan menonton film-film kesukaanya dengan berjam-jam jika menonton
film adalah kesukaannya. Atau juga mungkin dia senang makan. Ibu dapat
melakukannya dengan menyajikan makan-makanan kesukaannya. Sebetulnya hal inlah
yang akan membantu mereka dalam kondisi semula dalam menjalani hidup. Hilangkan
rasa cemas seorang ibu atau ikut berlarut-larut panik dengan cara mengingatkan
mereka berkali-kali dengan belajar,hal ini tidak dianjurkan, sebab hal belajar
itu sebuah proses panjang sebagai
persiapan mereka didalam menjalani hidup. Saya yakin pembelajaran itu tidak
mungkin dapat dilakukan dengan instan dan cepat. Kecemasaan seorang ibu itu akan
dapat menular dalam kondisi anak yang akan mengakibatkan tekanan pada anak
menjadi berlebih. Berikan mereka motivasi yang berharga yang akan membuat
mereka bangkit, sediakan waktu untuk berdoa bersama agar apa yang menjadi sebuah tekanan itu menjadi
sebuah pembelajaran yang berharga dari kehidupan dan menjadikan hari esok
sebuah hari yang sangat bahagia. Jika mereka tidak bisa para ibu wajib fokus
didalam menyemangati agar mereka bangkit didalam menjalani hidup.