Sejak berabad-abad yang lalu, bawang putih sudah dikenal sebagai bumbu penyedap makanan yang banyak mengandung zat untuk pengobatan. Bawang putih banyak mengandung nutrisi dan zat yang dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit, mulai dari demam hingga menurunkan tekanan darah.
"Zat dalam
bawang putih yang bernama diallyl sulfide (DAS), diallyl disulfide
(DADS) dan diallyl trisulfide (DATS) memberikan perlindungan terhadap
karsinogen," ungkap peneliti, seperti yang dilansir oleh Daily Health Post (05/03).
Meski demikian, penelitian tersebut hanya dilakukan di laboratorium dan masih belum adiaplikasikan langsung terhadap pasien. Namun, para peneliti tetap bersikap optimis atas apa yang telah dilakukan di laboratorium tersebut hasilnya akan sama atau mungkin lebih baik lagi. Dalam sebuah penelitian yang telah dilakukan pada tahun 2001 silam, juga menjelaskan bahwa kandungan zat sulfur dalam bawang putih baik untuk mencegah pertumbuhan sel kanker.
Untuk mendapatkan khasiat yang maksimal, bawang putih lebih baik dikonsumsi secara mentah, karena jika dimasak atau digoreng akan merusak kandungan enzim dalam bawang putih. Nah, enzim tersebutlah yang bekerja dan bermanfaat untuk mencegah pertumbuhan sel kanker.
Sumber : merdeka.com